santet atau pelet ?

Jenk ati-ati kalo ada tlpn yg tlsannya mrh jgn diangkt. Di Cicurug uda 2 org lgsg meninggal.

Bunyi pesan singkat itu saya terima via ponsel dari adik saya di Bogor, sore ini. Mengingatkan kepada abangnya ini agar berhati-hati saja dengan adanya berita santet melalui SMS atau telepon dengan display pengirim berwarna merah. Lantas saya berpikir, bagaimana mungkin ponsel jadul saya bisa berubah display menjadi warna merah ? Apakah teknologi bisa berubah seketika hanya dengan jampi dan komat-kamit ? Kalo saya angkat ponsel begitu si penyantet menghubungi, saya ingin bilang “Woii….rubah dong hp gue jadi ponsel smart. Bisa kan ?”

__(’Read the rest of this entry »’)

Komentar (6)

Cuman dua orang

Ya, hanya ada dua orang yang selalu menaikkan bendera merah putih, yakni Presiden dan Olahragawan. Kutipan ini saya petik ketika wapres JK mengunjungi latihan tim Uber Indonesia yang akan memulai pertarungan di ajang bergengsi, Thomas dan Uber Cup mulai minggu esok. Meski saya melihat Lilyana Natsir dkk sangat berat karena negeri tirai bambu,China sangat dominan di beregu puteri, tidak ada kalimat patah arang jika semua terjadi di kandang sendiri.

Saya teringat ajang Piala Asia tahun lalu, kala itu tim Ivan Kolev sempat diragukan karena satu group dengan macan-macan Asia semacam Bahrain, Saudi Arabia dan Korea Selatan.

__(’Read the rest of this entry »’)

Komentar (2)