dung-dung pret

Hidup dalam ketidakjelasan, berjuta rasanya…

Shock Therapy ala Kapolri baru

Sekarang ini ramai sekali berita razia preman dimana-mana. Kapolri bilang, berantas preman sampai ke akar-akarnya, terus ada pertanyaan, kenapa tidak dari dulu sih preman di berantas? Kan sudah dari dulu ada tuh preman.

Jawabannya menurut saya simple, ini kan zamannya Kapolri baru, Jenderal Bambang Hendarso Danuri…hehe. Setiap ganti pimpinan biasanya suka ada metode dan gaya baru yang tidak di perhatikan sama pemimpin lama. Anggap aja ini sebagai shock therapy era Kapolri baru itu. Inget enggak golnya Samir Nasri kemaren di babak kedua yang baru mulai 3 menit ? nah kaya gitulah kira-kira…..hehehe (saya puas deh MU keok).

Nah, sampai saat ini sudah 3.184 preman yang sudah diciduk Polri. Melihat gaya dan imagenya, preman itu sendiri hadir di awal 70-an saat arus urbanisasi melanda ibukota Jakarta. Orang yang berambut gondrong, badan kekar dan biasanya bertato sangat lekat dengan identitas preman tersebut, padahal kalau di ambil dari bahasanya preman itu diambil dari kata freeman, orang bebas, anti kemapanan dari struktur yang ada. Entah kenapa di negeri kita malah di pelesetkan menjadi orang pembuat onar, tukang palak, penjambret dan tukang mabuk. Intinya preman itu sangat meresahkan masyarakat.

Saya lantas berpikir, bisa enggak image meresahkan masyarakat itu kita sandangkan saja sama para koruptor, lalu mereka pun kita sebut preman ??

4 Responses to “Shock Therapy ala Kapolri baru”

  1. 1
    nonadita Says:

    Entah kenapa di negeri kita malah di pelesetkan menjadi orang pembuat onar

    Mungkin karena sebagian dari mereka terlalu menghayati arti freeman sebagai orang-yang-bebas-ngapa2in :mrgreen:

  2. 2
    langitjiwa Says:

    saya setuju dgn sok terapi dari bpk kapolri yang baru ini.
    koruptor itukan preman yang berdasi,jadi preman yg sebenarnya.hahaha..

  3. 3
    abe Says:

    preman=prei mangan ?? :mrgreen:

  4. 4
    aisah Says:

    aku kok rodo ora setuju ik. sak jan e pemerintah memperhatikan ekonomi ndisik. nek rakyat e wes makmur, kejahatan mugi2 iso turun. lha saiki rakyat sik susyah, mangan ae susyah e puooolllll… kena imbas..opo kui? resesi gombal, eh global..aku sih rak mbela preman2 kui. tapi mbok ya o orang2 elit (ekonomi sulit) koyo kita ngene ditolong sik. kembangkan sektor riil ben iso nyerep akeh tenaga kerja. lha iki, mak bedundu pulisi2 kui nangkepi preman2.
    wong preman2 kui rak nduwe kerjaan tho yo. wes aran e ae preman = pre mangan.

    *aku ki ngomong opo tho yo? kakean cang….ah, wes lah. mbuh.

Leave a Reply