dung-dung pret

Hidup dalam ketidakjelasan, berjuta rasanya…

Archive for Nopember, 2008

Ngintip Pesta Blogger 2008

Posted in reuNi, soKsial on Nopember 23rd, 2008

Sabtu dinihari saya terpaksa menyinggahi klinik itu dengan harapan esok pagi bisa baik-baik saja saat Pesta Blogger berlangsung. Radang saya sedang meradang, jadilah saya mengikuti jejak seorang rekan kerja yang menjadi korban pancaroba. Setelah minum obat, saya lekas menyalakan weker lalu menyetelnya ke angka 05.30. sebuah waktu yang sangat pagi sekali bagi saya…sangat pagi, karena bagi saya sarapan itu biasanya setelah adzan zuhur berkumandang.

Tidak lama saya bergegas tidur.

Waktu begitu cepat sehingga weker itu berbunyi sangat mengganggu tepat di angka 05.30.

07.35 saya berangkat ke acara tujuan hari ini, hari yang saya nanti, hari bersejarah ke tiga setelah hari kelahiran dan acara sunat saya bertahun-tahun lalu, karena apa ? karena ini pertama kali saya ikut acara Pesta Blogger ini walau harus sedikit mengorbankan jadwal kerja yang padat berjibaku dengan dalil-dalil dan etika perusahaan.

Read the rest of this entry »

Shock Therapy ala Kapolri baru

Posted in soKsial on Nopember 11th, 2008

Sekarang ini ramai sekali berita razia preman dimana-mana. Kapolri bilang, berantas preman sampai ke akar-akarnya, terus ada pertanyaan, kenapa tidak dari dulu sih preman di berantas? Kan sudah dari dulu ada tuh preman.

Jawabannya menurut saya simple, ini kan zamannya Kapolri baru, Jenderal Bambang Hendarso Danuri…hehe. Setiap ganti pimpinan biasanya suka ada metode dan gaya baru yang tidak di perhatikan sama pemimpin lama. Anggap aja ini sebagai shock therapy era Kapolri baru itu. Inget enggak golnya Samir Nasri kemaren di babak kedua yang baru mulai 3 menit ? nah kaya gitulah kira-kira…..hehehe (saya puas deh MU keok).

Nah, sampai saat ini sudah 3.184 preman yang sudah diciduk Polri. Melihat gaya dan imagenya, preman itu sendiri hadir di awal 70-an saat arus urbanisasi melanda ibukota Jakarta. Orang yang berambut gondrong, badan kekar dan biasanya bertato sangat lekat dengan identitas preman tersebut, padahal kalau di ambil dari bahasanya preman itu diambil dari kata freeman, orang bebas, anti kemapanan dari struktur yang ada. Entah kenapa di negeri kita malah di pelesetkan menjadi orang pembuat onar, tukang palak, penjambret dan tukang mabuk. Intinya preman itu sangat meresahkan masyarakat.

Read the rest of this entry »

Obama

Posted in life must go on, pulitikRujit, soKsial on Nopember 7th, 2008

Sampai saat ini dunia masih tersihir dengan kemenangan Barrack Husein Obama, tidak terkecuali di Indonesia, apalagi punya ikatan history dengan Jakarta selama 4 tahun. Tidak terhitung jumlahnya yang telah mempublikasikan hal itu, baik media teve, koran, internet hingga obrolan ibu-ibu.

Saya sendiri terkagum-kagum dengan gaya pidato Obama, cara penyampaiannya dan gayanya yang lugas seperti tersihir dengan setiap suku kata yang keluar dari mulutnya.

“And to all those who have wondered if America’s beacon still burns as bright: Tonight we proved once more that the true strength of our nation comes not from the might of our arms or the scale of our wealth, but from the enduring power of our ideals: democracy, liberty, opportunity and unyielding hope.”

Yah dengan kata lain Obama berhasil mengembalikan citra AS untuk sementara waktu, Read the rest of this entry »

Cabe rawit dari Hoffenheim

Posted in variaolahraga on Nopember 2nd, 2008

Ya, Hoffenheim. Sebuah desa kecil di sekitar Rhein-Neckar-Kreis, Baden-Wuerttemberg, negara bagian yang terletak di barat daya Jerman, berada di sebelah timur hulu sungai Rhine. Ibu kotanya adalah Stuttgart.Distrik Hoffenheim sendiri baru diresmikan pemerintah Jerman pada tahun 1972 dengan jumlah penduduk sekitar 3000 jiwa saat ini.

Apa yang menarik dari sana? Read the rest of this entry »