Undang-undang yang mengundang malu

Oktober 30th, 2008

Akhirnya setelah 10 tahun -mungkin RUU paling lama- RUU Pornografi itu disahkan juga siang tadi,sempat diwarnai aksi WO dari dua fraksi, yakni PDI-P dan PDS.

Saya pribadi sangat malu dan bukannya malah bangga, kok sampai segitunya negara harus ikut campur urusan yang bersifat mengatur moral kita sih ? sebejad apa sih akhlak kita ?

“Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau”

Mengutip lirik Iwan Fals diatas, seharusnya memang moral memoral dan akhlak mengakhlak itu di tempatkan pada tempatnya, yakni kembali ke pribadi masing-masing. Tapi jika pribadi itu sudah tak sanggup mengendalikan moral dan akhlaknya, siapa sebenarnya yang harus bertindak ? adakah batasan antara moral yang buruk dengan akhlak yang baik ? jika saja akhlak itu berupa angka-angka mungkin hitungannnya memang pakai logika, tetapi jika logika saja tidak cukup untuk membuka mata bahwa generasi ini sudah di vonis bobrok dalam hal moral dan akhlak, apalagi sampai mereka berpecah belah, rasanya hanya ada satu makhluk yang tertawa lebar sepanjang zaman menertawakan manusia.

Kawan saya yang setuju malah nyeleneh, kita semua kan selalu berkiblat ke Amerika nah di sana itu UU Pornografi sudah lebih dulu ada. Saya hanya bilang, ya kita memang selalu kesambet-sambet apa saja dari sana.

Saya juga lagi kesambet nulis begini.

Image source : Samjeff

Entry Filed under: candadalamkata, pulitikRujit, soKsial

4 Comments Add your own

  • 1. arnold  |  Oktober 30th, 2008 at 5:22 pm

    Jadiii… RUU, maaf maksud saya UU Pornografi, udah SAH??

    >> betul bro, UU Pornografi sudah diketuk

  • 2. yudhi  |  Oktober 30th, 2008 at 8:02 pm

    yah tentang ruu
    netral aja dah
    gak begitu penting sih menurut saya mah
    lagi pula di negara kita ini peraturan apa aja gak bakalan jalan
    ya gak
    kayagak tau indonesia aja

    >> haha….yak kita netral saja, asal jangan golput..hehe

  • 3. kutaraja  |  Oktober 31st, 2008 at 3:33 am

    hahahaa.. mari kita tertawa! untuk indonesia kita.

    >> hahahaha….mari mari…goyangkan kepala…

  • 4. nonadita  |  Nopember 1st, 2008 at 7:53 am

    temen saya bilang, lebih pantas disebut UU Parnografi. Karena yang bikinnya orang2 parno, dan bikin rakyat ikutan parno :mrgreen:

    >> huhaha…kalo tambahin eko dan akri jadi Patrio tuh.. :-)

Leave a Comment

Required

Required, hidden

banteng

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Login dong

Blogroll

Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

RSS Nguping Jakarta

Tagline

Sponsorship



Go-Persib