Running
00:53 dinihari…..
Playlist winamp sedang mengalun Running-nya milik No Doubt. Entahlah, ada sesuatu yang begitu sukar untuk gue ceritakan dengan memori dalam lagu ini, tentang sesuatu yang hilang, tentang masa yang tak mungkin tergantikan oleh masa berikutnya.
Lalu gue mencoba meracik beberapa kalimat dalam sebuah tulisan dan berujung pada satu kenyataan : Cinta Sejati. Lalu gue bertanya-tanya, ada dimana Cinta Sejati gue ?
Lalu gue telaah kembali folder lama, folder yang tak akan pernah terformat selama gue hidup, ya… explorasi masa lampau. Explorasi yang mengajak gue flashback ke masa itu ketika gue bisa tertawa lepas, menangis bersama, tertawa kembali………..menangis lagi, begitu seterusnya merajut emosi dan membingkai kenangan demi kenangan.
Hingga pada satu takdir, sebuah konsekuensi seorang manusia menjadikannya harus menerima itu : Kematian memang tak pernah mengenal kompromi.
Pergi ke dapur, gue seduh teh hangat.
Lalu gue putar lagi lagu itu, melanjutkan kembali menulis kata-kata yang ada dalam kepala. Gue coba berkaca apa yang ada dalam diri ini sekarang. Memang, tidak ada yang pantas untuk gue banggakan, tidak ada yang pantas gue sombongkan. Gue begitu kecil, kotor dan teramat nista.
Getirnya perjalanan yang pernah dilalui, aral, rintangan silih berganti selaksa badai yang menjulang. Peranan apapun pernah gue lakonkan di panggung ini. Sebagai alim, pemain sirkus, pecandu, penjudi hingga penipu ulung. Kadang gue pengen lari dari peranan ini…….Lari….lari dan lari.
Air mata gue tiba-tiba meleleh.
Anjriiitt.
Gue ngakak sendiri.
Agustus 11th, 2008 at 3:14 am
waks…. sedih sekali *mulai ikut sedih*
kapan2 ajarin main sirkoes yak?!
Agustus 11th, 2008 at 3:15 am
Hi jengk ketemu lagi… blog loe di buldozer itukah?? dah lama gw nyari blog loe.. baru kettemu sekarang