dung-dung pret

Hidup dalam ketidakjelasan, berjuta rasanya…

Cuman dua orang

Ya, hanya ada dua orang yang selalu menaikkan bendera merah putih, yakni Presiden dan Olahragawan. Kutipan ini saya petik ketika wapres JK mengunjungi latihan tim Uber Indonesia yang akan memulai pertarungan di ajang bergengsi, Thomas dan Uber Cup mulai minggu esok. Meski saya melihat Lilyana Natsir dkk sangat berat karena negeri tirai bambu,China sangat dominan di beregu puteri, tidak ada kalimat patah arang jika semua terjadi di kandang sendiri.

Saya teringat ajang Piala Asia tahun lalu, kala itu tim Ivan Kolev sempat diragukan karena satu group dengan macan-macan Asia semacam Bahrain, Saudi Arabia dan Korea Selatan. Kenyataan bermain di kandang sendiri membuat Ponaryo Astaman dkk tampil trengginas. Bahkan setengah menyindir, paman saya yang nonton di senayan kala itu sempat bilang “Gila, pemain kita kayanya pake doping”

Bukan hanya dukungan penonton yang diharapkan tim Thomas dan Uber kita esok, tetapi juga doa dari segala penjuru negeri. Selamat berjuang para duta-duta bangsa !!

Bagi saya, tontonan semacam ini adalah hiburan. Hiburan melupakan kesulitan hidup yang sudah sulit, hiburan melupakan pekerjaan yang menumpuk , hiburan melupakan bencana yang datang tiba-tiba.

Kontras memang, tapi itulah nasionalisme. Kalau bukan kita siapa lagi ?

2 Responses to “Cuman dua orang”

  1. 1
    mpokb Says:

    nonton ah.. hiburan tak perlu taruhan juga kan yak… :)

    >>endak usah taruhan sampe ratusan ribu…yang kalah bayar nasi goreng juga udah asik kok :d

  2. 2
    langitjiwa Says:

    “alhamdulillah tadi kita menang lawan jepang.”

    >> Taufik barusan malah kalah

Leave a Reply